Mensos RI Salurkan Bantuan Dampak Banjir ke Aceh Timur Rp 1,4 Milyar

oleh

Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini, menyerahkan bantuan pasca banjir senilai Rp 1.440.285.757 kepada Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib didampingi Ketua DPRK Fattah Fikri, di rumah almarhum Fajri Saputra di Gampong Seuneubok Buya, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur, Selasa (11/1/2022) sore. FOTO METROPESAWAT.ID

ACEH TIMUR, metropesawat.id | Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini, mengunjungi sekaligus menyalurkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat terseret arus banjir yaitu rumah almarhum Fajri Saputra di Gampong Seuneubok Buya, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur, Selasa (11/1/2022) sore.

https://metropesawat.id/category/berita-aceh-timur/

Selain menyerahkan santunan kepada ahli waris almarhum Fajri Saputra, Mensos Risma, juga menyerahkan santunan kepada ahli waris almarhum M Fikri Rehan, korban banjir asal Desa Beurandang, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.

“Santunan untuk korban meninggal kita serahkan Rp 30 juta untuk dua korban jiwa. Masing-masing kita serahkan kepada ahli warisnya Rp 15 juta,” ungkap Mensos RI, Risma, seraya berpesan kepada ahli waris agar sabar dan tabah menghadapi cobaan ini.

Mensos mengatakan, selain memberikan santunan kepada ahli waris korban banjir, kunjungannya ke Aceh Timur, juga menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Aceh Timur senilai Rp 1.440.285.757.Bantuan ini terdiri dari Rp 391.785.514 buffer stock, Rp 1.018.000 bahan natura, dan paket sandang, termasuk santuan kepada ahli waris Rp 30 juta, untuk dua ahli waris.

“Buffer stok ini kita berikan jika sewaktu-waktu daerah terjadi bencana, maka daerah bisa menyalurkannya ke masyarakat yang terdampak musibah. Karena Aceh jauh dari buffer stok yang ada di Medan, maka kita serahkan untuk dikelola oleh daerah,” ungkap Mensos Risma.

Terkait pemintaan Bupati Aceh Timur, tentang rubber boat, ungkap Mensos juga akan disalurkan.“Tadi ada permintaan rubber boat dari Pak Bupati, maka nanti akan kita kirimkan bantuan rubber boatnya,” cetus Mensos.

Mensos mengaku, pasca mendengar sejumlah daerah di Aceh ia langsung turun ke daerah.“Begitu saya mendengar ada musibah banjir, saya langsung meluncur. Tapi mungkin saya agak terlambat, karena saya harus berbagi dengan daerah lain,” ungkap Mensos, seraya menyebutkan, sebelum ke Aceh Timur, terlebih dahulu ia menyerahkan bantuan ke Aceh Utara, selanjutnya ke Kota Langsa, dan Aceh Tamiang.

Terkait solusi penanganan banjir Risma juga mengaku akan menyampikannya ke Menteri terkait.“Terkait solusi penanganan banjir akan saya sampaikan ke menteri terkait, karena itu bukan tupoksi saya,” ungkap Risma.

Bupati : Terimakasih Mensos RI

Sementara itu, Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib SH atau Rocky, mengucapkan terimakasih kepada Mensos RI, Tri Rismaharini, yang telah berkunjung ke Aceh Timur, sekaligus menyantuni korban banjir, dan menyerahkan bantuan.

“Dari pertama musibah banjir melanda Aceh Timur, Mensos RI sudah menyalurkan bantuan sembako. Dan sejak hari pertama terjadi korban jiwa akibat terseret banjir Ibu Mensos sudah meminta nomor rekening ahli waris untuk menstrasnfer santunan. Tapi Alhamudillah, hari ini, Mensos turun langsung ke Aceh Timur, melihat kondisi Aceh Timur pasca banjir, dan menyalurkan bantuan,” ungkap Bupati Rocky, didampingi Forkopimda Aceh Timur.

Bupati juga mengaku sudah menyampaikan kepada Mensos dampak banjir di Aceh Timur, sesuai dengan tupoksi Kemensos.“Sedangkan, kerusakan dampak banjir di bidang lain juga akan kita sampaikan ke Kementerian terkait,” ungkap Rocky.

Rocky mengatakan, banjir di Aceh Timur akibat luapan arus ungai pasca dilanda hujan deras terjadi di 17 kecamatan dan 119 desa, dengan dampak kerusakaan sekitar 170 hektar sawah, jembatan, jalan, tambak, perkebunan ternak, sarana pendidikan, sarana ibadah masjid, dan meunasah, rumah warga dan sector lainnya.

“Saat ini kerusakan sedang didata oleh dinas masing-masing. Selanjutnya, nanti akan kita usulkan ke pemerintah pusat perbaikan pasca banjir,” ungkap Rocky.

Solusi yang paling penting untuk mengatasi banjir di Aceh Timur, ungkap Rocky, yaitu membangun tiga tanggul pada tiga sungai yaitu Sungai Arakundo, Sungai Peureulak, dan Tanggul Jambo Reuhat.“Jika tiga tanggul ini terbangun, Insya Allah Aceh Timur terbebas dari banjir. Pasalnya banjir di Aceh Timur, akibat meluap arus sungai ini, ditambah lagi pasang air laut sehingga menyebabkan arus sungai meluap dan terjadi banjir,” ungkap Rocky.

Usai menyalurkan bantuan kepada ahli waris korban banjir, selanjutnya Mensos Risma, juga mengawal proses penyaluran bansos oleh pihak BSI Aceh Timur, kepada warga pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Meunasah Gampong Keumuneng, Kecamatan Idi Tunong.

Mensos Risma, mengawal proses penyaluran bansos oleh pihak BSI Aceh Timur, kepada warga pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Meunasah Gampong Keumuneng, Kecamatan Idi Tunong.

Masing-masing keluarga penerima mamfaat menerima bantuan dalam bentuk uang tunai Rp 1,2 juta jatah 6 bulan tahun 2021 lalu.Kunjungan Mensos RI di Aceh Timur, disambut oleh Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib SH, Ketua DPRK Fattah Fikri, Sekda Ir Mahyuddin, Kapolres AKBP Mahmun Hari Sandi Sinurat, Kajari Semeru, Dandim O104 Atim, Kepala Dinas Sosial Ir Elfiandi, Kepala Diskominfo, Nauli, dan sejumlah kepala OPD lainnya, petugas TKSK, PKH, dan Muspika Idi Tunong. [redaksi]