6 Tahun Menghilang, Mantan Kepala Kantor Pos Peureulak yang Korupsi Dana TASPEN 785 Juta Ditangkap

oleh

ACEH TIMUR, metropesawat.id – Unit Tipikor Satreskrim Polres Aceh Timur bersama anggota Resmob, berhasil mengamankan KM (40) mantan Kepala Kantor Pos Peureulak tahun 2010 sampai dengan 2015 yang menghilang sejak tahun 2016 terkait dugaan melakukan tindak pidana korupsi dana pensiun pegawai negeri (Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri/TASPEN) pada Senin (25/04/2022) malam.

Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Miftahuda Dizha Fezuono SIK, Rabu (27/04/2022) mengatakan, KM ditangkap di rumahnya di Gampong Baroh Langsa Lama, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa.

https://metropesawat.id/category/berita-aceh-timur/

Kasat Reskrim mengatakan, penangkapan KM berawal dari informasi yang diperoleh dari masyarakat bahwasanya KM selama ini bersembunyi di sebuah tambak di daerah Sungai Lung, Kecamatan Langsa Lama.“KM menjadikan tempat persembunyiannya untuk bekerja.

Berdasarkan informasi tersebut, anggota kami melakukan pengintaian dan Senin malam pukul 18.45 WIB kami melihat KM keluar dari tambak menuju pulang ke rumahnya. Anggota yang mengikutinya langsung mengamankan KM di rumahnya selanjutnya dibawa ke Polres Aceh Timur untuk penyidikan lebih lanjut,” ujar Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim mengatakan, sebelumnya KM di laporkan ke SPKT Polres Aceh Timur dengan nomor Laporan Polisi: Lp/17/III/2016/SPKT, tanggal 7 Maret 2016 dan yang bersangkutan tidak pernah hadir/tidak memenuhi panggilan sampai dengan pemanggilan I dan II sebagai saksi.

Semenjak itulah KM menghilang dari keberadaannya kurang lebih 6 tahun 1 bulan sejak bulan Maret 2016 hingga tertangkap Senin kemarin.

“Adapun kerugian keuangan negara akibat perbuatan KM hasil berdasarkan hasi audit BPKP Rp 785.922.680,” jelas Kasat Reskrim Polres Aceh Timur AKP Miftahuda Dizha Fezuono. (*)

Penulis : Redaksi

Editor : Persatuan Wartawan Aceh Timur