Evaluasi Penerapan KTR di Aceh Timur, Aceh Institute Bersama Gadjah Puteh Gelar FGD

oleh

ACEH TIMUR, metropesawat.id | Aceh Institute bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gadjah Puteh menggelar kegiatan tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dengan tema “Evaluasi Penerapan Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Aceh Timur.

https://metropesawat.id/category/berita-aceh-timur/

Kegiatan FGD (Fokus Group Diskusi) tersebut di gelar di aula dilaksanakan di aula kantor Bappeda Aceh Timur, Rabu (25/8/2022).

Acara tersebut turut diundang diantaranya, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Satpol PP dan WH, Dinas Perlindungan anak dan Keluarga Berencana, dinas Perizinan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, akademisi, dan ormas, serta seniman.

“Qanun KTR Aceh bertujuan untuk melindungi Kesehatan individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat secara umum dari dampak buruk merokok baik langsung maupun tidak langsung,” kata direktur Aceh Institute Muazzinah Yakob.

Selain itu, KTR juga bertujuan memberikan ruang dan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat, membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat, dan menekan angka pertumbuhan perokok pemula,” terang Muazzinah.

“Kebijakan KTR juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaraya konsumsi rokok,” ujar Muazzinah.

Maka dari itu, tugas kita bersama diantaranya bagaimana mencari solusi, dukungan dan keberanian,” kata Muazzinah.

Muazzinah juga menyampaikan bahwa, Pemerintah Aceh Timur telah memiliki Peraturan Bupati Aceh Timur No.33 tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok.

“Dalam peraturan tersebut sasaran targetnya adalah tempat umum, seperti fasilitas pendidikan, tempat ibadah, tempat bermain anak, angkutan umum serta tempat umum lainnya yang sudah ditetapkan,” demikian ungkapnya.

Acara tersebut menghadirkan narasumber di antaranya Kahal Fajri Kepala Bappeda Aceh Timur, T. Amran Kasatpol PP dan pemateri dari Aceh Institute T. Muhammad Ghufran, SE,ME dan Ketua LSM Gadjah Puteh Sayed Zahirsyah.

Kegiatan FGD (Fokus Group Diskusi) berlangsung selama satu hari. [Iska].