Tembak Diri Sendiri Gunakan Pistol, Personel Polres Aceh Timur Meninggal Dunia

oleh

Aparat keamanan mengamankan lokasi personel Polres Aceh Timur bunuh diri di perumahan Polres Aceh Timur Desa Seuneubok Punteut, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur, Kamis (25/8/2022).ist

ACEH TIMUR, metropesawat.id | Personel Polres Aceh Timur nekat melakukan bunuh diri dengan cara menembakkan pistol miliknya di bagian tubuhnya.

https://metropesawat.id/category/berita-aceh-timur/

Peristiwa tersebut terjadi perumahan Polres Aceh Timur Jalan Medan-Banda Aceh tepatnya di Desa Seuneubok Punteut, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (25/8/2022) sekira pukul 16:15 WIB.

Dari informasi yang peroleh, personel Polres Aceh Timur bernama Wendi Pranata berpangkat Brigadir Satu (Briptu) NRP: 95071000 yang bertugas di Satnarkoba nekat melakukan bunuh diri dengan menembakan pistol ke tubuhnya dan tewas seketika di atas tempat tidur.

Sementara korban Wendi Pranata sebelumnya sekira pukul 08:00 datang ke kantor ke ruang Satnarkoba membangunkan kedua rekannya untuk pergi ke Langsa dalam rangka melayat almarhum AKP Zainurrusydi.

Kemudian salah seorang rekannya bangun dan menuju ke mobil, lalu saat bersamaan datang rekan lainnya mengajak untuk melakukan pengawalan tahanan.

Setelah selesai almarhum bersama tiga rekan lainnya pergi makan bakso, setelah itu balik ke Mapolres Aceh Timur.

Setelah sampai di Mapolres Aceh Timur seorang rekannya mengajak pergi ke Idi Rayeuk untuk menservice AC mobil sekitar pukul 15:30 WIB.

Selesai melakukan service AC mobil keduanya kembali kerumah kediaman korban dan saat itu kedua rekannya sudah berada di dalam rumah Wendy guna menunggunya untuk merencanakan pengungkapan kasus narkotika.

Kemudian, sekitar pukul 16:00 WIB seorang temannya meninggalkan rumah korban karena hendak menjemput anaknya.

Setelah itu, korban menjemput rekannya, namun tiba-tiba saja Wendy menodongkan senjatanya kepada rekannya dan melarangnya untuk keluar dari rumah.

Saat itu rekannya langsung menuruti perintah korban dan kemudian rekan menanyakan kenapa kamu melarang saya keluar rumah dan menodongkan senjata kepada saya.

Kemudian korban menjawab, saya malu sama orangtua . Berulang-ulang kali ditanyakan kenapa-kenapa di jawab korban yang sama berulang ulang.

Setelah itu, melaporkan kepada Kanit Opsnal melalui whatsapp menyuruh ke rumah Wendy karena Wendy mau bunuh diri.

Selanjutnya Kanit Opsnal melaporkan kejadian kepada Kasat Narkoba dan langsung datang ke rumah Wendy.

Aparat kepolisian dari Polres Aceh Timur dan Polsek Peudawa saat berada di rumah Briptu Wendi Pranata, saat itu, Kasat Narkoba berusaha berkomunikasi dan menenangkan Wendy melalui jendela, mencoba menenangkan Briptu Wendy.

Namun dalam beberapa waktu tidak begitu lama terdengar letusan senjata api.

Kemudian saat diintip rekannya dari jendela Briptu Wendy sudah bersimbah darah di tempat tidur.

Sementara aparat kepolisian dari Polres Aceh Timur dan Polsek Peudawa saat ini sudah berada di rumah Briptu Wendi dan hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi terkait peristiwa bunuh diri tersebut.

Sejak berita ini diunggah belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian Mapolres Aceh Timur terkait peristiwa ini.[redaksi]